Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Tentang Cukai, Disdagin Kota Bogor Gelar Sosialisasi

bcbogor.beacukai.go.id – Bogor – Dalam rangka merealisasikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi DBHCHT, Pemerintah Daerah Kota Bogor melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) mengundang Bea Cukai Bogor untuk memberikan penyuluhan bertajuk “Sosialisasi Ketentuan Cukai Bagi Pelaku Usaha dan Masyarakat” pada Senin (18/10) di aula hotel Rizen, Bogor.

Acara yang digelar secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah ini, dihadiri oleh pedagang hasil tembakau, karang taruna dan pkk dari 6 kecamatan di wilayah kota Bogor.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Disdagin kota Bogor, Ganjar Gunawan. Dalam kesempatan ini Ganjar mengingatkan kepada masyarakat agar bijak dalam membeli rokok, jangan sampai membeli rokok yang tidak sesuai ketentuan (illegal). “Kami sangat berterimakasih atas kesediaan Bea Cukai Bogor untuk menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi kali ini, silakan diikuti seluruh kegiatan yang ada dengan baik,” ungkap Ganjar.

Agenda berlanjut dengan pemaparan materi oleh tim narasumber Bea Cukai Bogor, yaitu Wahyu Setyono Widyobroto, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi dan Dona Febriyanti, Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama.

“Ciri-ciri rokok illegal itu ada 5 yaitu, rokok polos atau tanpa pita cukai, rokok dengan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai bekas, rokok dengan pita cukai salah personalisasi dan rokok dengan pita cukai salah peruntukan,” jelas Wahyu.

Di penghujung acara diselenggarakan kuis untuk menguji pemahaman peserta sosialisasi yang diikuti dengan sangat antusias. Acara ditutup dengan foto bersama dan doa.

Share this article.