Tingkatkan Kualitas Media Publikasi, Bea Cukai Bogor Ikuti Workshop Fotografi dan Videografi

bcbogor.beacukai.go.id – BOGOR – Public Relation (PR) atau yang lebih dengan Kehumasan berperan penting dalam pencapaian tujuan sebuah organisasi. Keberadaan PR di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak lagi menjadi supporting unit namun penentu wajah institusi dalam menciptakan kepercayaaan publik. Program pelatihan dan peningkatan keahlian dalam bidang PR yang senantiasa dilakukan adalah upaya untuk menciptakan kehumasan Bea Cukai yang makin baik.

Kantor Wilayah DJBC Jawa Barat pada Senin (16/12) mengadakan workshop fotografi dan videografi sebagai bagian dari jurnalistik di kehumasan Bea Cukai. Kegiatan seperti mengumpulkan, mengolah dan menyebarkan berita kepada masyarakat tentunya membutuhkan keahlian khusus dalam pengambilan foto atau gambar bergerak sehingga pesan utama dalam setiap publikasi dapat tersampaikan.

Para peserta workshop merupakan perwakilan dari masing-masing kantor di lingkungan Kanwil DJBC Jawa Barat. Kegiatan yang digelar di Aula lantai 3 Bea Cukai Bogor ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya.

Fotografer bernama lengkap Leti Liza Nuryati adalah salah satunya. Pemilik akun Instagram @lety.lieza yang akrab dipanggil Teh Leti, berbagi pengalamannya dalam dunia fotografi terutama untuk teknik dasar pengambilan foto seperti pencahayaan, segitiga exposure, dan angle, serta basic styling seperti point of interest dan komposisi. 

Pada sesi praktek, para peserta workhop diberikan materi tentang still life photography dan model photography serta tips mendapatkan hasil foto yang bagus dan bermakna. Hasil karya para peserta bisa dilihat melalui hashtag #motretbcjabar.

Di hari kedua, giliran narasumber Oyi Kresnamurti memberikan materi tentang videografi. Vlogger yang seringkali meng-capture setiap kegiatan travelling-nya melalui akun instagram @oyi_life miliknya, memberikan pemahaman tentang teknik videografi mulai dari pengenalan perangkat, penentuan konsep, pengambilan gambar hingga simple editing hanya melalui aplikasi pada smartphone.

Oyi memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengaplikasikan materi dengan membuat video singkat melalui talent yang telah disiapkan. Dari hasil editing melalui aplikasi Quik yang ia rekomendasikan, Oyi berpesan agar para peserta workshop semakin giat berlatih mengasah kemampuan dan menemukan style-nya masing-masing.

Salah satu materi workshop adalah mempelajari exposure (high key dan low key) melalui Model Photography
Narasumber Oyi Kresnamurti saat menyampaikan materi tentang Videografi pada Selasa (17/12).

Kemampuan fotografi dan videografi ini sangat dibutuhkan dalam kehumasan dan Bea Cukai senantiasa concern terhadap hal ini. Diharapkan ilmu yang sudah didapat, dapat diterapkan di kantor masing-masing sebagai bagian dari publikasi peran dan fungsi Bea Cukai kepada masyarakat.

Share this article.
Close Menu