Studi Tiru Kawasan Berikat Mandiri Bea Cukai Lampung ke Bogor

bcbogor.beacukai.go.id – BOGOR – Piloting Kawasan Berikat (KB) Mandiri yang telah sukses dilakukan di Bea Cukai Bogor pada 2017, membawa Bea Cukai Bandar Lampung kepada tiga Perusahaan Kawasan Berikat (KB) Mandiri yang berada di wilayah Depok, Cileungsi dan Sentul. Tiga Perusahaan tersebut, yaitu PT TOA Galva Industries, PT JS Jakarta dan yang baru saja diresmikan menjadi KB Mandiri, PT Mastroto Indonesia, diyakini telah sukses menjadikan fasilitas KB Mandiri sebagai pilihan dalam meningkatkan produktivitas perusahaan.

Demi mendukung misi Pemerintah menjadikan seluruh Perusahaan Kawasan Berikat menjadi KB Mandiri pada 2020, Bea Cukai Bandar Lampung melakukan studi tiru kepada tiga perusahaan tersebut. Hal ini dilakukan sehubungan dengan akan dibentuknya KB Mandiri di wilayah pengawasan Bea Cukai Bandar Lampung dalam waktu dekat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bandar Lampung, M. Hilal Nur Sholihin dalam kunjungannya di Bea Cukai Bogor, Senin (18/11) yang disambut baik oleh Kepala Kantor, Moh. Saifuddin. Dalam pertemuan ini, Bea Cukai Bandar Lampung ingin menggali setiap informasi tentang kesuksesan KB Mandiri yang berada di bawah pengawasan Bea Cukai Bogor serta berbagi pengalaman dalam memberikan pelayanan kepada perusahaan penerima fasilitas KB Mandiri.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 18 dan 19 November 2019, Tim dari Bea Cukai Bandar Lampung berkesempatan melakukan kunjungan lapangan ke tiga perusahaan KB Mandiri tersebut. Selain dapat mengetahui profil masing-masing perusahaan dan perjalanan mendapatkan fasilitas KB Mandiri, Bea Cukai Bandar Lampung juga dapat mendengarkan langsung testimoni dari pihak Perusahaan terkait manfaat KB Mandiri serta kendala yang dihadapi sebelum dan setelah mendapatkan fasilitas ini.

Dari hasil studi tiru melalui diskusi, sharing session bersama pihak perusahaan dan kunjungan lapangan, diperoleh variabel-variabel yang dibutuhkan dan kesamaan yang nantinya dapat diterapkan di wilayah kerjanya. Upaya persuasif akan terus dilakukan Bea Cukai Lampung terhadap perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat di wilayahnya sehingga perusahaan tersebut dapat segera beralih menjadi KB Mandiri dengan beragam manfaat yang dimiliki.

Share this article.

Leave a Reply

Close Menu