Rakor Kehumasan Kanwil DJBC Jawa Barat

bcbogor.beacukai.go.id – BOGOR – Bea Cukai Bogor bersama 6 kantor lainnya di lingkungan Kanwil DJBC Jawa Barat hadir dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan, Selasa, (17/12). Rakor diselenggarakan dalam rangka meningkatkan semangat para humas di seluruh kantor pelayanan Bea Cukai sekaligus sebagai evaluasi atas capaian kinerja selama 2019.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Jawa Barat, Swoko Adi, berkesempatan membuka Rakor Kehumasan yang dilanjutkan dengan pemaparan current issue kehumasan Bea Cukai sepanjang tahun 2019 oleh Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi, Direktorat Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Deni Surjantoro.

Deni menyampaikan bahwa dari statistik isu strategis media cetak dan online, topik-topik pemberitaan yang muncul sampai dengan 10 Desember 2019 dikelompokkan dalam 4 kebijakan, yaitu pengawasan (47%) pengendalian (27%), fasilitas (21,6%) dan pelayanan (4,4%) dan tertuang dalam Laporan Analisis Berita Media Massa (ABMM).

Hal lain yang disampaikan adalah rencana program komunikasi publik DJBC yang akan dilakukan pada 2020 mendatang. Deni mengatakan bahwa seluruh kegiatan harus direncanakan dan dilaksanakan dengan tujuan yang selaras dengan tujuan organisasi. Oleh karena itu, DJBC telah menyiapkan suatu aplikasi yang digunakan untuk melakukan perencanaan kegiatan yang melibatkan pengguna jasa serta masyarakat luas, selama periode satu tahun yaitu aplikasi SEKOP (kolaSE KOmunikasi Publik).

Di tahun pertama penggunaan SEKOP, Subdit Komunikasi dan Publikasi telah melakukan evaluasi terhadap seluruh kantor Bea dan Cukai baik tingkat Kanwil maupun Pelayanan. Hal yang dievaluasi yaitu jumlah perencanaan kegiatan dan kegiatan tambahan dibandingkan dengan realisasinya. Bea Cukai Bogor meraih capaian sebesar 79% (per tanggal 16 Desember 2019) dengan kategori hijau.

Di sisi pemberitaan, Bea Cukai Bogor berada pada posisi 10 besar kontributor berita di aplikasi Ketapel (Keranjang Berita dan Pelaporan). Ketapel merupakan sarana publikasi para Humas Bea Cukai se-Indonesia untuk menyebarluaskan berita positif di wilayahnya sekaligus mengedukasi masyarakat tentang tugas pokok dan fungsi Bea Cukai. Hingga 10 Desember 2019, produksi berita ketapel mencapai 9.639 berita yang menghasilkan news appearance sebesar 19.224 berita.

Selain itu, Deni juga mengajak para peserta rakor kehumasan untuk menggunakan media sosial dengan bijak, ‘Saring dulu, baru sharing’ dengan menyebarkan berita yang baik dan senantiasa bersinergi dengan unit-unit terkait.

“Karena setiap kita adalah humas, karena peran humas sangat besar untuk menjaga citra DJBC, untuk Bea Cukai Makin Baik” pungkasnya

Share this article.
Close Menu
×