Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Bea Cukai Bogor Laksanakan Rapid Test

Suasana rapid test pertama yang diselenggarakan oleh Bea Cukai Bogor, Kamis (23/07). Kegiatan diikuti oleh Pegawai dan PPNPN sebagai skrining awal untuk mendeteksi Covid-19.

bcbogor.beacukai.go.id – BOGOR – Sebagai upaya pengawasan penyebaran virus Covid-19, Poliklinik Bea Cukai Bogor mengadakan Rapid Diagnistic Test (RDT) atau biasa disebut Rapid Test pada 23 dan 24 Juli 2020.

Kegiatan yang merupakan skrining awal untuk mendeteksi Covid-19 ini diikuti oleh 131 orang peserta yang terdiri dari pegawai dengan kriteria usia diatas 40 tahun, bertugas di hanggar dan yang menjalankan Work From Office sejak Maret 2020. Selain itu, Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) dan pekerja di lingkungan Bea Cukai Bogor diikutsertakan dalam Rapid Test ini.

Bertugas sebagai Tim Medis yaitu dr Tina Yustiniarsih dan Ening Ciptaningsih dari Puskesmas Ciawi serta Ikhsan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi. Tim melakukan Rapid Test dengan berpakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan menggunakan alat tes yang higienis sehingga memberikan rasa aman bagi peserta.

Kegiatan dilaksanakan di basement Kantor Bea Cukai Bogor dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti membagi jadwal tes berdasarkan jam kedatangan agar tidak terjadi kerumunan, peletakan jarak kursi tunggu serta penggunaan masker dan hand sanitizer.

20200723_150341
20200723_145316
20200723_144922
WhatsApp Image 2020-07-24 at 14.23.18

Dalam Rapid Test tersebut, peserta didata terlebih dahulu melalui pengecekan suhu tubuh dan wawancara singkat tentang riwayat kesehatan kemudian menunggu untuk diambil darahnya. Tes ini menggunakan plasma yang ada dalam sel darah yang diteteskan ke alat detektor dengan dua kemungkinan hasil yang didapat. Jika muncul dua garis pada alat detector maka hasilnya dinyatakan ‘reaktif’ dan apabila muncul satu garis maka dinyatakan ‘non-reaktif’.

Hasil Reaktif harus dilanjutkan dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR), sementara hasil non-reaktif dilanjutkan dengan pengulangan RDT 10-14 hari setelah tes pertama untuk memastikan akurasi hasil tes.

Rangkaian kegiatan berjalan lancar dan hasil tes dari seluruh peserta adalah non-reaktif. Dari hasil ini, Poliklinik Bea Cukai Bogor akan melakukan Rapid Test kedua yang direncanakan pada minggu pertama Agustus 2020. Harapannya, semoga para peserta dapat terus menjaga kesehatan dan kebersihan dan mematuhi setiap anjuran Pemerintah terkait Covid-19.

Share this article.
Close Menu
×