Pemeriksaan Lokasi Calon Penerima Fasilitas Kawasan Berikat

bcbogor.beacukai.go.id – BOGOR –Menjalankan fungsinya sebagai trade facilitator dan industrial assistance, Bea Cukai Bogor melakukan kegiatan Pemeriksaan Lokasi PT Majuel Senin (13/01) sehubungan dengan pengajuan perizinan sebagai Penyelenggara Kawasan Berikat dan Pengusaha Kawasan Berikat.

Dalam kegiatan ini, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai II, Roslindawaty Br. Ginting, didampingi Pelaksana pada Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai melakukan pemeriksaan lokasi terhadap perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi dan distribusi pakaian dalam wanita khususnya cup untuk bra.

Menempati lahan seluas 11.266 meter persegi, menjadi salah satu syarat PT Majuel mendapatkan fasiilitas Kawasan Berikat. Perusahaan telah mengantongi izin usaha industri perlengkapan pakaian dari tekstil dengan kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) 14131.

Manager Exim PT Majuel, Abdul Gafar memberikan penjelasan terhadap profil perusahaannya yang telah beroperasi selama lebih dari 10 tahun. Bersama Gafar, Tim melakukan pemeriksaan lokasi terhadap fisik lahan/bangunan, sarana dan prasarana serta factory tour terhadap proses produksinya.

Tim meninjau kondisi gate in perusahaan sebagai syarat lainnya untuk diberikan fasilitas Kawasan Berikat yaitu akses masuk harus bisa dilalui kendaraan besar. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke ruangan hanggar bea cukai dan batas-batas yang dimiliki oleh perusahaan seperti pagar keliling lokasi minimal 2,5 meter.

Berlanjut ke proses produksi, Tim melihat proses pengepresan, pemotongan kain pelapis, pemotongan, pencetakan hingga pemotongan sesuai bentuk cup. Gafar juga memperlihatkan proses design bentuk pencetak / moulding mulai dari peleburan logam alumunium dari bekas moulding lama dan pemotongan alumunium sesuai desain.

“Produk yang dihasilkan adalah barang setengah jadi yaitu bra cup. Ini akan kami pasarkan ke pabrik-pabrik penghasil bra atau pakaian dalam wanita lainnya” terang Gafar di sela-sela pemeriksaan lokasi.

Setelah pemeriksaan lokasi dan dokumen dinyatakan memenuhi persyaratan, perusahaan akan melakukan presentasi proses bisnis di Kantor Wilayah DJBC Jawa Barat. Izin Kawasan Berikat akan diberikan dalam kurun waktu kurang dari satu jam sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29/PMK.04/2018 tentang Percepatan Perizinan Kepabeanan dan Cukai.

Share this article.
Close Menu
×