Pantau Penggunaan Fasilitas Kepabeanan, Bea Cukai Bogor Kunjungi Kawasan Berikat Penghasil Benang Polyester

bcbogor.beacukai.go.id – Bogor – Bulan Ramadhan tidak menjadi penghalang bagi kita untuk melakukan aktivitas, khususnya aktivitas yang mengharuskan kita turun langsung ke lapangan, begitupula dengan Bea Cukai Bogor yang kembali mengadakan kegiatan Customs Visit Customers ke salah satu Perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat Mandiri (KBM), PT Dasar Rukun pada Kamis (21/04) dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.

Tim CVC yang terdiri dari pegawai dari unit Pelayanan Kepabeanan dan Cukai (PKC), unit Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) dan dari tim Analis Bea Cukai mengunjungi perusahaan yang beralamat di Jalan Raya Jakarta Bogor Km 44 Nomor 8, Desa Pakansari, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai industrial assistance dan untuk mengetahui proses bisnis masing-masing stakeholder serta memberikan pelayanan profesional di Hanggar Bea Cukai dan di loket layanan.

Dimulai dengan kegiatan sharing session antara pihak Bea Cukai dan Perusahaan yang membahas terkait proses bisnis perusahaan terutama di masa pandemi ini. Duma, Perwakilan Perusahaan mengatakan “ Selama masa pandemi ini, perusahaan kami tidak mengalami masalah atau kendala yang berarti, bahkan kami tidak melakukan pengurangan karyawan dan terus memperluas pasar ekspor.”

Agenda dilanjutkan dengan kegiatan factory tour untuk melihat langsung proses produksi yang mereka jalankan. PT Dasar Rukun merupakan perusahaan Nasional yang memproduksi benang polyester dengan bahan baku kapas asli Indonesia. Perusahaan ini sudah eksis sejak tahun 1980-an dan telah menembus pasar internasional. Sebagian besar produknya diekspor ke Negara Belgia dan beberapa negara Asia. Saat ini ada sekitar 600 pegawai aktif yang bekerja di perusahaan ini.

Dengan dilaksanakannya kegiatan CVC ini diharapkan dapat memperkuat sinergi yang telah terjalin antara Bea Cukai dengan perusahaan serta sebagai upaya pemantauan fasilitas kepabeanan yang telah diberikan agar dapat didayagunakan dengan baik.

Share this article.

Leave a Reply