Munashoroh Palestina Bersama DKM Baitus Salam Bea Cukai Bogor

bcbogor.beacukai.go.id – Bogor – Dalam rangka menumbuhkan rasa kemanusiaan khususnya Saudara di Palestina, dukungan dari Pemerintah Indonesia yang diantaranya disampaikan oleh Presiden RI serta Menteri Luar Negeri Indonesia terhadap Rakyat Palestina, sudah sepatutnya kita terjemahkan melalui dukungan nyata dengan memberikan bantuan / donasi yang terbaik. Guna memberikan gambaran mengenai kondisi di Palestina, Bea Cukai Bogor mengadakan kegiatan “Munashoroh Palestina” pada Jumat (21/5).

Munashoroh sendiri berasal dari kata naashoro- yunaashiru-munashorotan, munashoroh ini adalah mashdar atau kata bendanya. Susunan di atas ditarik dari kata nashoro-yanshuru dengan menambahkan alif yang artinya menolong. Sedangkan dengan ketambahan alif tadi artinya lilmusyarakah baina itsnain berubah menjadi saling tolong, kadang juga tergantung kontek kalimatnya bisa memberi banyak menolong, atau memberi pertolongan.

Mengingat masih dalam masa pandemi, kegiatan ini diadakan secara daring melalui zoom meeting yang diikuti oleh seluruh Pejabat dan Pegawai Muslim di lingkungan Bea Cukai Bogor.

Kegiatan dibuka oleh MC dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Ayat suci yang dibacakan adalah Q.S Al-Isra ayat 1 sampai dengan ayat 9 yang memuat tentang sifat dan karakteristik Bani Israil. Adapun hikmah yang terkandung dari dihubungkannya umat Islam dengan Bani Israil adalah agar umat Islam jangan berlaku seperti Bani Israil, di mana setelah masa kejayaannya, mereka menjadi ingkar kepada Tuhan-Nya.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat, dapat meluruskan berita-berita hoaks yang menyebar tentang Palestina dan kita dapat membantu Saudara kita di Palestina”, ungkap Plt. Kepala Kantor, Edwan Isrin dalam sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan pemutaran video penyampaian bantuan dari Kasih Palestina oleh operator dan penyampaian materi oleh Ustadz Didi Darmadi, S. Pd. Sebelum masuk penyampaian materi, MC membuka donasi dan lelang syal Palestina serta gambar Masjid Al-Aqsa.

“Materi yang akan saya sampaikan hari ini bertemakan “Mengapa kita harus menolong Palestina ?” mari jawabannya kita bahas”, ungkap Ustad Didi mengawali kajiannya.

“Alasan atau jawaban mengapa kita harus menolong Palestina adalah dilihat dari tiga sisi, yaitu

  1. Sisi keagamaan
  2. Sisi kebangsaan
  3. Sisi kemanusiaan.

Dari sisi keagamaan, dapat dilihat dari Nabi Muhammad SAW melaksanakan shalat dengan kiblat Masjid Al-Aqsa. Tujuannya adalah Allah SWT ingin mengikat pentingnya Masjid Al-Aqsa kepada umat Islam. Masjidil Aqsa adalah tempat Isra Miraj yaitu dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Ini mengandung maksud bahwa apabila kita mencintai Masjidil Haram maka kita juga harus mencintai Masjidil Aqsa.

Dari sisi kebangsaan, sudah termaktub dalam konstitusi negara kita, yaitu dalam pembukaan UUD 1945 “…sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan…”. Indonesia juga berhutang budi kepada Palestina karena yang pertama kali menyerukan bangsa Arab untuk mendukung kemerdekaan bangsa Indonesia adalah Palestina, walaupun mereka belum menjadi negara berdaulat.

Kemudian yang terakhir dari sisi kemanusiaan, dapat dilihat dari umat islam melakukan demonstrasi di berbagai negara. Tidak hanya umat Islam saja, umat agama lain juga demikian. Banyak orang terusik rasa kemanusiaannya melihat perlakuan Israel kepada Palestina, karena manusia yang baik pasti memiliki hati nurani”, jelas Ustadz Didi.

Pada akhir acara, Ustadz Didi menutup dengan doa dan pengumuman pemenang lelang syal Palestina serta gambar Masjid Al-Aqsa yang hasilnya akan disumbangkan untuk donasi Palestina.

Share this article.