Mengenal Lebih Dekat SIMANTAB, Aplikasi untuk Analisis Transaksi Arus Barang Perusahaan Kawasan Berikat

bcbogor.beacukai.go.id – BOGOR – Sistem Informasi Monitoring dan Analisis Transaksi Arus Barang Perusahaan Kawasan Berikat atau selanjutnya disebut SIMANTAB kini memasuki babak baru. Setelah dilakukan pemaparan di tingkat Kantor Wilayah pekan lalu, SIMANTAB mulai disosialisasikan secara internal kepada Pegawai Bea Cukai Bogor.

Seperti yang dilaksanakan hari ini, Selasa (28/7), melalui Program Pembinaan Keterampilan Pegawai (P2KP) dengan pembahasan tentang Standar Operating Procedure (SOP) SIMANTAB, Pendalaman Download dan IT Inventory.

“Pemanfaatan IT secara umum menjadi mimpi Bea Cukai Modern, dan kita memiliki tools SIMANTAB. Suatu sistem untuk memanfaatkan IT Inventory dengan sangat baik. Bea Cukai Bogor dipercaya sebagai minilab dalam pembuatan tools kerja yang akan diberlakukan di seluruh hanggar Kawasan Berikat di Indonesia” ucap Kepala Kantor, Tatang Yuliono dalam sambutannya.

SIMANTAB telah menunjukkan fungsi utamanya yaitu melakukan analisa terkait arus barang di Kawasan Berikat melalui persandingan data antara IT Inventory dan CEISA. Tatang berharap, progres SIMANTAB dapat dioptimalkan pada periode berikutnya sehingga menghasilkan analisa yang komprehensif dan dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.

Output-nya bisa berbentuk rekomendasi audit sehingga kerjanya akan efekfit dan cepat mendapatkan temuan dan tagihan. Bisa pula dengan pemeriksaaan sewaktu-waktu, monitoring khusus, pemeriksaan sederhana ataupun penelitian mendalam hingga monitoring mandiri. Semoga seluruh prosesnya tidak ada kendala” harap Tatang.

Peserta yang hadir dalam online meeting aplikasi zoom ini adalah seluruh Kasubsi Hanggar dan Pelaksana Pabean dan Cukai dengan narasumber Kasubsi Adminstrasi Penerimaan dan Jaminan II, Seksi Perbendahaan, Mariah Qibtiyah dan Kepala Subseksi Pengolahan Data, Seksi PDAD, Habibi.

Baca Juga :

Dijelaskan narasumber bahwa setelah memiliki alamat dan menguasai cara akses IT Inventory perusahaan Kawasan Berikat, proses Download IT Inventory menjadi langkah awal pada proses aplikasi SIMANTAB. Qibty menjelaskan, data yang di-download adalah kategori pemasukan dan pengeluaran dengan rentang waktu dalam 1 bulan dan diharapkan dapat mengkategorikan hasil download per jenis dokumen secara mandiri.

“Download dilakukan setiap awal bulan pada hari kerja ke-3 untuk semua perusahaan KB atau GB yang dibawahi, lalu dilakukan cleansing data selama 2 hari dengan memperhatikan standarisasi data yang ditetapkan” ucap Qibty.

File hasil cleansing dikonsolidasikan dalam satu basis data secara daring dengan format penamaan file dan subyek email sesuai SOP. File disampaikan paling lambat setiap awal bulan pada hari kerja ke-5.

Lebih lanjut, Habibi memaparkan standarisasi format data IT Inventory seperti tipe file data yang dihasilkan yaitu XLSV dan CSV serta merupakan format data raw bukan format data report. Lalu dijelaskan pula struktur elemen data pemasukan dan pengeluaran serta bentuk format tanggal, jenis dan nomor dokumen yang benar.

Perjalanan aplikasi SIMANTAB masih akan terus berlanjut hingga aplikasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya bagi semua pihak. Bea Cukai Bogor berkomitmen akan terus berinovasi dalam mendukung dunia usaha sesuai dengan mottonya yaitu BERSEHATI, berkarya setulus hati, terus inovasi. (dhy)

Share this article.
Close Menu
×