Kemenkeu Townhall Meeting 2020 : Motivasi Menkeu kepada Jajarannya di tengah Pandemi

bcbogor.beacukai.go.id -BOGOR – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan agar seluruh jajaran Kementerian Keuangan dapat menjaga Nilai-Nilai Kementerian Keuangan sebagai visi bersama terutama dalam masa pandemi Covid-19. Menkeu optimis jajaran Kemenkeu adalah orang yang tidak pernah lelah mencintai Indonesia sehingga akan muncul kreatifitas dan karya-karya yang tidak terfikirkan sebelumnya.

Pesan ini disampaikan oleh Menkeu melalui Webinar daring Townhall Meeting 2020 bertemakan “Kami Kemenkeu; Satu Keluarga, Satu Visi, Mengawal Pemulihan Ekonomi” yang dihadiri oleh Wakil Menteri Keuangan beserta jajaran Pejabat Eselon I Kemenkeu pada Jumat (19/06). Acara yang disiarkan melalui Kanal Youtube Kemenkeu ini disaksikan pula oleh segenap pegawai Bea Cukai Bogor.

Menkeu mengatakan bahwa Kemenkeu harus terus mengelola keuangan dengan baik di tengah tekanan dan tetap bersikap positif agar dapat menyehatkan perekonomian kembali.

“Perekonomian secara global maupun nasional mengalami kontraksi /penurunan, jangan dijadikan keluhan, karena itu adalah kenyataan yg terjadi. Ambil sikap positif yaitu tantangan yang harus dihadapi dengan lebih memanfaatkan tatakelola dan teknologi” kata Menkeu.

Menkeu melanjutkan, Kebijakan Work From Home (WFH) sebagai bentuk kalibrasi Flexible Working Space (FWS) dianggap lebih banyak bekerja dibandingkan kondisi normal karena waktu bekerja bisa sampai 24 jam. Oleh karena itu, agar pelaksanaan WFH dievaluasi dan ditingkatkan kualitasnya.

Kemenkeu melakukan survei terkait WFH di lingkungan internal Kemenkeu. Dari hasil survei tersebut, dalam hal efektifitas bekerja, tercatat sebanyak 34% merasa sama saja, 13% merasa kurang efektif dan sebanyak 51% pegawai merasa lebih efektif.

“Kelompok milenial seharusnya lebih antusias dengan adanya FWS. Bekerja dimanapun harus bisa dilakukan dengan baik dengan adanya teknologi. Seperti pemanfaaatan aplikasi NADINE pada e-office Kemenkeu, agar dimanfaatkan secara maksimal” ucap Menkeu.

Menkeu menambahkan, dalam membuat kebijakan agar selalu dibarengi dengan ikhtiar dan perbaikan terus menerus. Selain itu, pentingnya edukasi dan informasi serta sinergi dengan Pemerintah Daerah dalam upaya pencegahan Covid-19.

Menurutnya, second wave risk pandemi Covid-19 akan selalu ada. Untuk itu, Menkeu berharap kesadaran akan pencegahan harus ditingkatkan. Masing-masing individu memiliki cara untuk meningkatkan resiliance agar tahan terhadap kondisi menghadapi pandemi bisa dengan mendengarkan musik, mengaji, olahraga dan yang lainnya.

“Kita bisa berubah, bisa bekerja dari rumah, dari kantor atau kombinasi office dan rumah. Namun, yang harus kita pegang, kualitas kerja kita tidak boleh turun, harus naik” pungkas Menkeu.

Share this article.
Close Menu
×