Kembali Turun ke Lapangan, Bea Cukai Bogor Lakukan Sosialisasi Bersama Pemkab Sukabumi

bcbogor.beacukai.go.id – Sukabumi – Dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat terkait ketentuan cukai utamanya cukai hasil tembakau, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Satpol PP Kabupaten sukabumi mengadakan sosialisasi Ketentuan Barang Kena Cukai Ilegal pada 17-19 November 2021.

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk realisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) serta bertujuan untuk menekan peredaran rokok illegal yang masih cukup tinggi di daerah Sukabumi.

Agenda dimulai dengan pembukaan oleh pimpinan Satpol PP setempat. Kegiatan ini mengundang masyarakat Kecamatan Cicurug dan Kecamatan Cibadak yang terdiri atas pelaku usaha hasil tembakau.Sosialisasi berlanjut dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Bea Cukai Bogor yaitu, Dona Febriyanti, Hanugroho Widiasto, dan Ristiawan.

“ Ada berbagai macam hasil tembakau yang harus kita ketahui antara lain Sigaret Kretek Tangan (SKT), Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Putih Mesin (SPM), tembakau iris, cerutu, dan yang sedang hits di kalangan milenial yaitu vape,” jelas Hanu.

“Sosialisasi hari ini sepenuhnya didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil tembakau (DBH CHT), diharapkan mulai saat ini masayarakat lebih aware agar tidak memperjualbelikan rokok yang tidak berpita cukai, karena itu menghilangkan potensi penerimaan negara,” tegas Ristiawan.

Dalam rangka menguji pemahaman peserta diadakanlah kuis terkait identifikasi rokok legal atau illegal. Kuis berlangsung dengan sangat seru dan diikuti para peserta dengan penuh semangat. Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang dan foto bersama.

Share this article.