Implementasi Fasilitas Kepabeanan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

bcbogor.beacukai.go.id – Jakarta – Sahabat BC, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu.

Pengembangan KEK antara lain bertujuan untuk:
– Memaksimalkan kegiatan industri, ekspor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi;
– Meningkatkan penanaman modal melalui penyerapan kawasan yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategis;
– Mempercepat perkembangan daerah; serta
– Sebagai model terobosan pengembangan kawasan untuk pertumbuhan ekonomi.

Saat ini terdapat 18 KEK di seluruh Indonesia dan 12 diantaranya sudah ditetapkan beroperasi. Realisasi pemanfaatan KEK Januari-30 April 2022 sejumlah Rp217,48 Miliar untuk pembangunan 5 KEK antara lain KEK Galang Batang, KEK Sei Mangke, KEK Bitung, KEK Mandalika, dan KEK Kendal.

Nilai ekspor KEK pada periode Januari-April 2022 sejumlah Rp5,28 Triliun. Dampak Ekonomi dengan terbangunnya KEK yaitu dapat menyerap 28.984 orang tenaga kerja, terdapat 179 pelaku usaha serta total realisasi investasi sebesar Rp76,75 Triliun.

Share this article.