Dialog Kinerja Organisasi dalam Balutan Batik

bcbogor.beacukai.go.id – BOGOR – Ada yang beda dengan Dialog Kinerja Organisasi (DKO) yang dilaksanakan hari ini, Rabu (02/10). Kegiatan rutin yang dilakukan untuk monitoring dan evaluasi kinerja kantor ini, dihadiri oleh para peserta yang seluruhnya berpakaian batik. Hal ini dilakukan untuk memperingati Hari Batik Nasional 2019.

Batik Indonesia telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-Bendawi pada 2 Oktober 2009 oleh United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO). Oleh karena itu, Pemerintah mengimbau agar seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan pemerintah daerah, provinsi dan Kabupaten/kota untuk menggunakan baju batik, tak terkecuali di Kementerian Keuangan khususnya di Bea Cukai Bogor.

DKO dipimpin oleh Kepala Kantor, Moh. Saifuddin dengan dihadiri oleh para pejabat eselon IV dan V di lingkungan Bea Cukai Bogor. Kebanggaan para peserta DKO mengenakan baju batik hari ini, sejalan dengan capaian kinerja yang menunjukkan rapor hijau. Kepala Seksi Kepatuhan Internal, Yayuk Hermawaty berkesempatan untuk memaparkan satu persatu capaian tersebut.

Dari 16 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang dimiliki Bea Cukai Bogor, 15 IKU berkategori hijau, dan sisanya abu-abu. IKU yang berkategori abu-abu adalah Indeks Kepuasan Pengguna Jasa. Hal ini disebabkan karena survey akan dilaksanakan pada Triwulan ke IV 2019.

Selain itu juga dipaparkan raw data pendukung IKU tersebut lengkap dengan capaian secara berkala. Kemudian, dibahas beberapa kendala dan masalah yang menghambat pencapaian IKU dan juga hasil dan rekomendasi tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai target pencapaian IKU tersebut pada triwulan IV.

Sebagai penutup, para peserta DKO berfoto bersama dengan balutan batik yang beragam. Semoga dengan rasa kecintaan mengenakan batik ini, dapat menumbuhkan nasionalisme dan meningkatkan sinergi diantara pegawai sehingga tujuan organisasi dapat mudah tercapai.

Share this article.

Leave a Reply

Close Menu