Bimtek Pengamanan terhadap TNOC – Kejahatan Terorganisir Lintas Negara.

Bogor, 2 September 2019 – Dalam rangka optimalisasi fungsi pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai melalui peningkatan sinergi dan koordinasi, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengamanan Terhadap Kejahatan Terorganisir Lintas Negara / Transnational Organized Crime (TNOC). Bimtek yang dihadiri oleh seluruh pegawai unit pengawasan Bea Cukai Bogor ini, juga membahas tentang INS-01/BC/2019 yang merupakan upaya untuk mendukung DJBC dalam rangka penurunan tingkat peredaran rokok illegal.

Kepala Seksi Narkotika dan Barang Larangan, Kanwil DJBC Jawa Barat, Sulistiadi bersama Kepala Seksi Penindakan I, Andika Fadillah menjadi narasumber dalam Bimtek ini dan menjelaskan tentang gambaran umum, hot issue dan strategi penanganan TNOC di DJBC.

TNOC merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok kriminal terorganisir yang berarti kelompok terstruktur yang terdiri dari tiga orang atau lebih, yang ada untuk jangka waktu tertentu dan bertindak bersama-sama dengan tujuan melakukan satu atau lebih pelanggaran kejahatan berat. Contoh kegiatan terlarang yang dianggap sebagai kejahatan transnasional terorganisir adalah “perdagangan narkoba, penyelundupan migran, perdagangan manusia, pencucian uang, perdagangan senjata api, barang palsu, satwa liar dan benda cagar budaya, dan bahkan beberapa aspek kejahatan dunia maya”. (UNODC, 2014)

Tim Bimtek Kanwil DJBC Jawa Barat berharap, pegawai Bea Cukai Bogor dapat meningkatkan pemahamannya terhadap TNOC yang bisa saja terjadi di wilayah pengawasan Bea Cukai Bogor. Bimtek ini akan dilakukan pula di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) lainnya, seperti Cikarang, Bekasi, Purwakarta, Bandung, Cirebon dan Tasikmalaya.

Sejalan dengan fungsinya sebagai Community Protector, DJBC akan berperan serta dalam menjaga kedaulatan negara di pintu-pintu perbatasan dan akan ikut berperan serta dalam keamanan global. Untuk menjawab tantangan kejahatan TNOC, Pusdiklat Bea dan Cukai telah berupaya untuk menjadikan Pusdiklat sebagai World Customs Organization (WCO) Regional Training Center (RTC) untuk Kawasan Asia Pasifik. yang akan mengkhususkan pada pelatihan terkait dengan penegakkan hukum kepabeanan.

Share this article.

Leave a Reply

Close Menu