Berani Taklukan Si Jago Merah dalam Simulasi Penanggulangan Kebakaran

bcbogor.beacukai.go.id – BOGOR – Hujan yang seringkali terjadi di Kota Bogor membuat kota ini identik dengan sebutan kota hujan. Curah hujan yang tinggi antara 3.500 hingga 4.000 meter per tahun, membuat masyarakatnya harus senantiasa waspada terutama pada musim penghujan. Bencana yang terjadi seperti banjir, longsong, angin puting beliung bahkan kebakaran membutuhkan perhatian khusus dalam antisipasi dan penanganannya.

Seperti yang dilakukan oleh Petugas Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor kepada Pegawai Bea Cukai Bogor, Jumat (13/12) dalam kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran. Kepala Unit (Kanit) Penyuluh Kebakaran UPTD Damkar Kota Bogor, Amid Suwardi bersama Tim menjelaskan tupoksi unit mereka dalam hal perlindungan masyarakat termasuk penanggulangan kebakaran.

“Unit kami kini berada di bawah komando Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja yang bertugas untuk menegakkan Peraturan Daerah, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat serta perlindungan masyarakat-red) sebagai bagian dari linmas. Dan sosialisasi yang kami lakukan hari ini dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran yang bisa kapan saja terjadi” Ujar Amid.

Salah satu anggota Tim Penyuluh Kebakaran, Moch. Nasrum menjelaskan, kebakaran bisa terjadi juga pada musim penghujan. Penyebabnya, bisa karena instalasi kabel listrik yang tidak sesuai, peralatan elektronik rumah tangga yang berlebihan ataupun kebocoran gas.

Dalam kesempatan ini, Nasrum melakukan sosialisasi tentang Alat Pemadam Api Ringan (APAR), teknik-teknik pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan kerja serta tatacara pemadaman api yang benar. Ia juga melakukan simulasi pemadaman api yang berasal dari kebocoran gas LPG.

Kemudian, para pegawai diminta untuk menaklukkan si ‘jago merah buatan’ berdasarkan teknik yang sudah dijelaskan. Tim UPTD Damkar Kota Bogor juga menyampaikan kontak yang bisa dihubungi apabila terjadi kebakaran melalui nomor telpon (0251) 8322100. Dengan sosialisasi ini diharapkan semua pegawai dapat memahami faktor penyebab kebakaran dan melakukan antisipasi sejak dini pencegahan maupun tindakan pemadaman sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam upaya menghadapi bahaya kebakaran

Share this article.
Close Menu
×