Bea Cukai Bogor Lakukan Operasi Pengawasan Cukai Hasil Tembakau di Berbagai Wilayah

bcbogor.beacukai.go.id – BOGOR – Operasi Pengawasan di bidang cukai dengan call sign “Gempur” kembali diselenggarakan Bea Cukai Bogor dalam rangka mengoptimalkan penerimaan negara. Operasi pengawasan yang menyasar Peredaran Barang Kena Cukai (BKC) jenis Hasil Tembakau (HT) ilegal ini dilaksanakan pada 6 Juli sampai dengan 1 Agustus 2020.

Di minggu kedua pelaksanaan kegiatan, Tim yang melibatkan unit pengawasan, pelayanan dan kepatuhan ini melakukan operasi pengawasan di tiga wilayah, yaitu Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor.

Di Cianjur, Tim melakukan pemeriksaan terhadap beberapa toko yang berlokasi di Pasar GSP Cipanas, dan Kecamatan Cibeber. Selain itu, pengawasan juga dilakukan di wilayah Kabupaten Sukabumi tepatnya di kecamatan Parakan Salak dan Cicurug. Kemudian, Tim juga melakukan operasi pengawasan Hasil Tembakau di tiga toko di daerah Jonggol Kabupaten Bogor.

Dari hasil penelusuran, sejumlah toko yang dikunjungi tersebut tidak ditemukan pelanggaran UU Cukai. Kemudian, Tim melakukan penyuluhan serta edukasi kepada para pemilik toko terkait ketentuan cukai yang ditandai dengan pelekatan stiker gempur rokok ilegal di sudut toko yang mudah terlihat.

Sementara itu, pada Rabu (15/07) Tim menemukan satu toko di wilayah Cikalongkulon, Cianjur yang kedapatan menjual BKC HT jenis Tembakau Iris (TIS) tanpa dilekati Pita Cukai dan dilekati Pita Cukai Salah Peruntukan, dengan total barang sejumlah 50 bungkus TIS dengan berbagai ukuran.

Terhadap Barang Hasil Penindakan tersebut telah dilakukan penyegelan dan dibawa ke kantor Bea Cukai Bogor guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan memaksimalkan analisis data, pengamatan fisik dan targeting melalui penggunaan sistem IT, Operasi pengawasan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pengusaha dan menekan peredaran Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal sehingga memberikan situasi kondusif terhadap peredaran BKC yang telah memenuhi ketentuan di bidang cukai.

Share this article.
Close Menu
×